Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.
.
.

Perum Puncak Buring Indah (Buring Hill Side)
Blok B4-33 Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6283834115566
email: amiexs@gmail.com
YM: amieamiexs@yahoo.co.id
Pin BB . . . By Request
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Rabu, 30 Maret 2011

Forgotten


Murai Batu ini saya peroleh dari seorang tetangga saya. Kebetulan tetangga tersebut juga temen saya sepermainan, sudah lama saya mengincar Murai Batu ini. sempat juga dulu sama temen dipakai dilapangan dan juga sukses, meski dilatber kelas pinggiran.
Murai Batu ini berasal dari Aceh, tepatnya daerah sabang, kebetulan paman temen saya saat itu tugas dinas disana, pada saat pulang membawa 3 ekor murai, ini adalah salah satunya. dan kebetulan sejak pertama ditangan temen, saya sudah naksir sama nih murai. Alhamdulillah penantian saya tidak sia sia, akirnya murai ini dilepas juga sama teman kepada saya dengan harga persahabatan tentunya...

Murai Batu ekor panjang ini memiliki ekor 29cm lebih, saat saya ukur, menurut versi saya, kalau menurut orang lain,bisa jadi diatas 30 cm he he he

Identitas

Nama : Forgotten
Asal : Aceh Sabang
Panjang Ekor : 29 cm +
type volume suara : kristal tajam
Isian : CUcak Jenggot, Kenari, Prenjak, Ciblek, Jangkrik dll

Murai ini saya namakan Forgotten karena sempat ga keurus dan saya sampai lupa kalau memiliki nih MB, bahkan sempat sampai Mb mau mati, karena saat itu hanya saya kasih full voer saja dengan air minum banyak, saya kelupaan seminggu ga saya pantau sama sekali, sampai akhirnya suatu pagi saya ingat saya menaruh 1 mura dalam gudang, dan saat saya buka kerodong semua pakan sudah habis begitu juga dengan air minum, Murai juga nyekukruk, sudah lemas, untung saja setelah saya gelontor dengan kroto serta aor minum + vit B, ga lama kemudian sudha mulai teriak teriak kembali dan fit..

ini adalah sebagian dari fotonya yang lain...


ini saat dia ada dikandang penangkaran








































untuk betina saya juga pilikan dengan kualitas yang bagus (menurut saya) dan juga harus ekor panjang
'
ini ada foto betina saat masih dorong ekor umur 5 bulan, sebelumnya saat masih trotol panjang ekor sekitar 15cm. setelah lepas trotol umur 8 bulan ekor nambah menjadi 18cm

Rabu, 23 Maret 2011

Murai Batu Untuk Dijual

Murai Batu Prestasi


Murai Batu diatas sudah beberapa kali prestasi, namun sayang sertifikat tidak ditemukan, namun jika masih ragu, silahkan langsung dipantau saja atau ditrek dengan Murai Batu yang lain, Murai ini berasal dari aceh, volume keras dan isian komplit.


====================================================================


Murai Batu Siap ternak/lomba


Murai batu berasal dari aceh dengan suara yang keras serta tembus, sudah siap untu ditangkar sebagai induk ataupun di bawa ke lomba (perlu sedikit penyesuaian)


====================================================================

Murai Batu Sudah Produksi (jebol Kandang)

Mura batu sudah pernah produksi sebanyak 2 kali, termasuk Murai ekor panjang. untuk foto betina belum saya uoload, akan menyusul.

dibawah in ada video pendeknya.


video


===============================================================

Jika berminat dari salah satu Murai Batu diatas, silakan langsung kontak saya via SMS atau langsung call ke

081335003344
083834115566

bisa juga kirim ke email saya di amiexs@gmail.com

saya bersedia mengirimkan melalui Herona atau ekspedisi yang ditunjuk.

Semua Murai batu diatas sudah terjual (Sold Out)

Selasa, 22 Maret 2011

Siva

Siva, itulah nama yang saya sematka pada Murai Batu ini, burung ini saya angkat dari seorang teman yang juga breeder di sekitaran Malang Raya, kebetulan kita sudah kenal akrab, jadi muda saja take over nih burung.
Ditempat saya, burung ini sempat sakit mata, setelah itu muncul benjolan dekat matanya, kata temen temen dan yg saya baca Murai Batu ini kena snot, atas pengalaman pribadi dan saran seorang teman, maka akhirnya saya lakukan operasi kecil, setelah saya bedah benjolan dan saya beri Antbiotik, Siva langsung saya taruh kembali dikandangnya, ga disangka meski abis di bedah, dia langsung teriak teriak dan nantang nantang. sungguh Murai Batu yang atraktif.....

Identitas :
Nama : Siva
Asal Murai : Medan
Typikal MB : Fighter ngotot
Panjang ekor : 18cm
Isian : dominan kenari dibawakan speed dan nembak, serta burung kecil lainnya
Volume : Tembus

Di tempat sebelumnya Siva sering di bawa ke latber saat pasangannya sedang ngeram, dan Info yang saya peroleh, nih burung sering nyangkut dan juara.

Kebetulan ditempat saya SIva tidak pernah sekalipun saya lombakan, namun melihat karakter, isian serta volumenya, memang tidak kalah dengan pasangan lainnya yang notabennya juga Murai Batu Juara.

ini adalah pasangan Siva


Betina diatas saya take over dari rekan saya di www.kicaumania.org
type betina yang lenjeh dan juga sekaligus memiliki sifat dominan, suara keras, tidak jarang Siva kaget dab berjingakt saat betina ini nretek, kaget karena suaranya yang keras. kebetulan betina ini baru 2 minggu saya pasangkan dengan Siva, melihat karakter keduanya, sepertinya piyikan akan lebih bagus dari induknya jika memang feeling saya benar.

ini adalah foto saat mereka berduaan di kandang.

Rabu, 16 Maret 2011

Induk Merawat Piyik

siva

Saya sering mempercayakan asuh piyik ke indukannya, dan selama ini baik baik saja. semua tergantung kita melihat karakter dari induk.

apabila di asuh induk, saat piyik umur 10 s.d 12 hari akan muar atau keluar sarang,. saat itu kedua induk akan lebih ektra dalam menjaga anaknya, bahkan jika anaknya jatuh didasar kandang, ga usah kita naikkan, biar si induk sendiri yang membantu anaknya, biasanya induk akan mengajari anaknya untuk terbang, kadangkala juga induk membawa makanan berupa jangkrik biasanya dan dibawa terbang ke tangkringan terendah untuk memancing anakan agar juga mau terbang, hal itu dilakukan untuk mengajari anaknya terbang, saat usia menginjak 15 hari, siinduk biasanya mengajari anaknya berburu, terkadang induk mengajari anaknya untuk makan juga, induk biasanya memberikan jangkrik yang sudah mati untuk di cacah sama anaknya, agar sianak bisa belajar makan, dan dikesempatan lain, induk memberikan EF yang masih hidup, namun dah terluka agar sianak bisa belajar berburu makananya.
pada saat malam hari kedua induk akan mengapit anakannya, meskipun saat tidak ada anakan kedua induk akan tidur secara terpisah. ini yang sering saya perhatikan, induk tidur terpisah , jantan diatas dan betina di tangkringan bawah, kadang ditangkringan yang sama namun jantan di sebelah kanan, dan betina di kiri, atau sebaliknya, namun saat memiliki piyik, kedua induk akan mengapit anaknya diantara mereka.
Photobucket
menginjak usia diatas 3 minggu bisanya kedua induk akan mulai birahi kembali, saat ini bisa jadi terjadi perkawainan, dan tidak lama kemudian betina akan bertelur, apabila dalam massa ini untuk asuh anakan akan dipegang oleh jantan, dan betina akan full time untuk mengeram, jantan menjadi orang tua tunggal untuk mengajari anakannya sampai bisa mandiri.
nah, saat telur betina menetas, saat inilah kita bisa angkat anakannya, karena sering induk jantan atau betina akan mengusir anakannya karena dianggap bisa mengganggu adiknya yang baru menetas., dan memang pada masa ini anakan sudah bisa mandiri......

Meloloh Piyik


Soal loloh meloloh ini ada beberapa metode yang memang harus diperhatikan oleh breeder, karena ga gampang juga ngeloloh burung seperti kelihatannya.
Mungkin bagi Para Breeder yang menghendaki anakan diangkat pada usia dini bisa menerapkannya dengan hrapan induk akan segera bertelur kembali.

untuk angkat piyik pada dasarnya tergantung dari masing masing breeder, ada yang diangkat saat anakan usia 0 hari, ada kalanya saat usai 3 hari, ada juga yang usia seminggu bahkan ada yg diatas usia itu, namun rata rata breder angkat anakan pada usia 6 hari sampai seminggu.. namun tidak menutup kemungkinan ada pula yg mengangkat anakan usia 1 atau 3 hari, berikut cara ngeloloh anakan.

Untuk piyik yang diangkat sebelum usia 5 hari, kita haru meloloh piyik tersebut setiap jam, dan setiap kali meloloh cari kroto yang benar benar bersih serta loloh hanya dengan beberapa butir kroto setiap kalinya, dan batasi ngeloloh sampai maksimal 4 kali saja, dan sekali lagi ingat setiap ngeloloh, beri hanya beberapa butir saja kroto,
piyik pada usia itu sangat peka terhadap suara, karena belum bisa buka mata, maka dari itu setiap ada suara respon piyik adalah membuka mulut untuk minta loloh, dan jika ini terjadi, jangan dihiraukan, dan tetap beri jeda waktu 1 jam setiap kali ngeloloh. mungkin bagi beberapa orang akan bertanya tanya, kenapa kok harus dibatasi, bukankah lebih banyak makanan yg masuk piyik akan lebih sehat, benar itu logikanya. namun disaat usia dibawah 5 hari, pencernaan piyik masih labil, dan apabila terlalu kenyak akibatnya akan sangat fatal, piyik bisa mati kekenyangan. ingat juga untuk hanya memberikan krotoyang bersih, jika memberikan jangkrik, ambil dagingnya saja, jangan dengan kulitnya, karena pada masa ini pencernaan belum bisa mencerna semut, atau kulit jangkrik, akibatnya apabila tetap diberikan, adalah kematian bagi si piyik.

ngeloloh diatas umur 5 hari lebih enak, kita bisa memberikan apa saja kepada piyik, termasuk juga voer yang sudah di beri air +jangkrik, +kroto + uH.
pada masa ini respon piyik sudah bukan lagi terhadap suara, memang mereka kadang masih mengandalkannya, namun respon lebih kepada rasa lapar, karena pada saat ini, piyik sudah bisa diberikan makan sebanyak yang dia suka, karena saat lapar respon dia akan segera buka mulut, dan jika benar benar terasa lapar dia sudah mau nyicit, dan bunyi sepanjang hari jika ga dapat asupan makanan.


==========================================

kemarin saya dinas luar kota, jadi utrusan meloloh saya serahkan kepada istri saya, kebetulan dia juga belum pernah meloloh piyik yang msih berumur dibawah 5 hari, nah, saat pulang malam sekitar jam 8, saya melihat piyik yang masih usia 4 hari (saya angkat saat usia 2 hari, anakan SiHitam, dari 3 telur hanya menetas 1 ekor, 2 telur lainnya tidak terbuahi) kok nampak perut terlalu besar, saya cek ternyata piyik terlalu kenyang. wah, saya lalu bertanya pada istri saya, kenapa kok piyiknya di loloh banyak", istri saya menjawab, saya kasihan dengan piyiknya, kalau saya ngeloloh yang lain, dia selalu ikut buka mulut, jadi sekalian saya loloh.. upf..... memang nampak piyik usia dibawah 5 hari sangat imut dan orang juga pasti akan ksihan jika liat buka mulut ga diloloh, namun akibatnya bisa fatal....
tadi pagi saya cek, ternyata piyik sudah mati......
identifikasi saya piyik betina karena kepala kecil serta bulat, tubuh juga bulat. dan kebetulan telur yang tidak terbuahi semuanya berbentuk oval/lonjong, biasanya telur dengan bentuk seperti itu cenderung jantan.
hari ini induk sudah mulai birahi dan kawin lagi, pas 3 hari sejak piyik saya angkat, semoga saja saat bertelur, semua dibuahi, karena timing yang pas... dan juga induk betina sudah saya setting juga, semoga bisa bertelur lebih dari 3.

Ini juga yang akhirnya saya tulis ulasan diatas, bagi temen temen yang berniat angkat piyik usia dibawah 5 hari, untuk urusan ngeloloh, untuk bisa dijadwal, dan abaikan jika sebelum jadwal yang ditentukan, piyik buka mulut untuk minta loloh...

Selasa, 15 Maret 2011

Youngsters


Murai Batu ini adalah induk saya yang lain, Murni hasil ekperimen saya, masih muda, umur 2,5 tahun, pada awalnya saya minder dengan Murai Batu ini, karena memang pada awalnya nih Burung pendiam banget, bahkan sampai umur 7 bulan setelah ganti bulu trotol ga pernah mau bunyi, saya berpikir, mungkin karena memang hasil ekperimen coba coba jadinya juga amburadul. he he he
Namun saat memasuki umur 8 bulan, saya sunggu kaget saat saya buka kerodong dan nampak ada Murai batu lain nampak oleh dia, langsung pasang aksi. padahal sebelum"nya dan sehari sebelumnya juga masih diam.....

Identitas:

Nama : Youngsters
Asal : Murai Batu Medan
Panjang Ekor : 20 cm
Isian : Gereja, Prenjak, Kenari, Celilin, (semua suara burung yg ada diruma masuk)
Style : Gaya Tarung teler kaya Am, serta nagen nancep
Volume : Tembus rapat,

Seperti yang saya sampaikan diatas, bahwa Murai Batu ini adalah hasil ekperimen saya,.. he he he maklum saya srirng utak atik dalam breeding. Induk dari Youngsters adalah Murai Batu yang kebetulan dibeli doasar, model tidak jelas, karakter juga kacaw, namun yg pasti medan, tapi yg sortiran. w ka ka k ak kaa
saya silangkan dengan betina yang bagus menurut saya, betina super kalau boleh saya bilang, karena induk jantan betina ini adala jawara, begitu juga dengan kakeknya yg juga seekor Murai Batu Jawara pilih tanding. sengaja saya silangkan untuk melihat gen yang menurun pada anaknya. dan salah satu hasilnya dalah Youngsters ini,
dari Youngsters ini saya bisa katakan bahwa Induk betina memiliki peran dominan pada penurunan genetik pada anaknya (untuk masalah genetika akan saya ulas di topik yang lain).
dan memang saya sengaja ambil induk betina dari youngsters ini sebagai induk, dengan alasan genetik untuk betina akan diturunkan pada anakan jantanya,.. itulah gambaran kasarn yang dulu saya tangkap, dan memang benar, Youngsters memiliki kemampuan seperti kakek dan buyutnya.. he he he


ini adala foto Youngsters saat gaya teler, kedua foto dibawa diambil saat Youngsters berumur 9 bulan



dan ini foto dia yang lain



kebetulan juga Murai Batu ini sengaja saya akai untuk induk, mengingat trah dari induk betinanya terdahulu.

ini adalah pasangannya

Photobucket

kebetulan ini betina adalah juga ternakan aya dari Murai Batu Medan ekor panjang dengan betina medan juga

Photobucket


Rabu, 09 Maret 2011

Murai Batu Betina untuk dijual

betina ini khusus saya pesan dri teman untuk menjadi induk betina di farm saya, karena kebetulan saya dapat betina baru untuk proyek ekperimen saya, maka dengan sangat terpaksa saya harus keluarkan betina ini karena keterbatasan lahan. murai batu betina ini sudah sering produksi, sangat lenjeh dan muda birahi, memiliki mental yang bagus juga. Kebetulan saat saya angkat, betina ini sedang bertelur.

ini adalah fotonya:

Photobucket

Photobucket

ciri ciri:

Murai Batu Medan
memakai ring, (bukan ring saya, namun ring penangkaran orang lain)
body besar
ekor tanggung tidak terlalu panjang, tidak juga terlalu pendek


jika berminat silahkan langsung saja kirim email ke amiexs@gmail.com

bisa juga sms atau langsung call ke +6281335003344

menerima pengiriman melalui herona atau ekpedisi yang ditunjuk.


Murai Batu telah terjual kepada Bapak Ikmawan-Jakarta

Kamis, 03 Maret 2011

Little Story About Murai Batu Medan


Dari semasa saya masih kecil sampai dengan saat ini, banyak dan hampir semua orang penghobi burung atau yang hanya tahu sedikit tentang burung, menegtahui apabilamurai batu berasal dari medan, lampung dan kalimantan (borneo)
Padalah banyak tempat selain itu yang menjadi habitat murai batu, ada murai batu kepulauan seperti Nias, Sabang, ada pula yang berasal dari jambi, riau, bengkulu dan mungkin masih banyal lagi, bahkan ada pula yang made in jawa yang biasa disebut dengan Larwo

namun bukan itu yang akan saya coba tulis disini, saya akan mencoba mengulas fenomena apa yang biasa disebut sebagai Mrai Bat Medan.

Menurut seorang Sahabat yang pernah bercengkerama dengan temen asli dari medan mengakui bahwa memang sejak dulu Murai batu Medan merupakan Murai batu terbaik di Indonesia. karena menyandang predikat tersebut, semenjak tahun 1990an terjadi perburuan besar besaran.. menginjak tahun 1995 Murai Batu sudah jarang terliat didaerah yang dulunya terkenal dengan Murau Batu Medan, terutama daerah BOHOROK dan sekitarnya.

sampai kemudian beralih ke daerah Tapanuli selatan sampai ke Pasaman, itulah mrai batu yang awalnya disebut sebagai Murai Batu Medan...

seiring makin sulitnya mencari Murai batu didaerah tersebut, maka perburuan beralih di Medan pinggiran salah satunya berasal dari aceh...

Sejak dahulu semua Murai batu dikumpulkan di Medan, mulai dari Bohorok, Pasaman, tamanuli Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Aceh untuk kemudian dikirim ke kota kota besar di Jawa, itula mengapa mereka ada yang menyebut Murai Batu Medan Super tnta itu dilihat dari segi body atau ekornya, karena memang dari sekian banyak Mrai Batu tersebut berasal dari darah yang berlainan.

sampai sekarang penjual di Jawa masih melebelkan murai batunya dengan murai batu medan, padahal untuk saat ini, hampir 95% murai batu medan berasal dari aceh, karena saat ini Aceh la yang memiliki habitat Mura Batu yang masih banyak dengan varian terlengkap, ada ekor panjang, tanggung, pendek, ada MB htan pedalaman, ada MB pesisir, ada pula MB kepulauan seperti sabang, dari segit ekornyapun murai batu aceh sangat bervariatif, namun setelah ke jawa lagi lagi label tersebut berubah menjadi mura batu medan,...

Mungkin itu disebabkan karena semua murai batu dikumpulkan di medan sebelum dikirim ke jawa, harap maklum, dahulu hanya Bandara Polonia Medan satu satunya penghubung udara yang ada di Sumatera Utara ke Jawa, jika lewat darat dan air, bisa memakan waktu berhari hari yang akan menyebabkan mura batu mengalami kematian, nah kalau saat ini setiap kota sudah memiliki bandara udara? masih mungkinkah Murai batu yang notabennya berasal dari daerah lain disebut sebagai mrai batu medan karena kita mengetahui asalnya.... tetep bisa, itulah jawabannya, karena itlah branding yang bisa mendingkrak harga seekor murai batu...

Sekarang, kembali kepada kita, masihkah kita menyebut murai batu kita yang saat ini kita miliki sebagai Murai Batu Medan, yang pada kenyataannya sumber yang dahulu asal Murai batu medan pada mulanya sudah sangat langka, bahkan bisa dianggap sudah tidak ada lagi......

kembali dari diri kita masing masing......





Tulisan disarikan dari berbagai sumber...
Foto Oleh Hilkast Bird Farm Collection

Rabu, 02 Maret 2011

Bordan

Dari sekian Banyak Induk saya, Murai Batu inilah yang saya beli sejak masih trotol, 2 minggu pastinya. Saya angkat dari seorang pemain lapangan dan juga pelimik Murai Batu prestasi. Saya membeli Murai Batu ini memang sengaja untuk saya jadikann sebagai induk, pernah juga saya mainkan beberapa kali, dan masih masuk 10 besar. namun karena memang saya orientasi membeli Murai Bat ini untuk saya jadikan sebagai induk dan ekperiman Genetik, karena saya rasa sangat cocok dengan karakteristiknya, maka back to basic, langsung saya masukkan Murai Batu ini dalam kandang penangkaran. Alhamdulillah Murai Batu ini mudah dijodohkan, setiap betina langsung saya masukkan tanpa memperkenalkan terlebih dahulu dan jantan ini langsung cocok, padahal kalau dengan jantan lain sangat agresif, sempat membunuh 3 jantan lain 2 diantaranya juga prestasi.

Identitas:

Nama : Bordan
Asal : Medan-Kalimantan
Panjang ekor : 17 cm
Karakter : Jinak tapi galak, type figter
Isian : Macem macem komplit pokoknya

Sesuai dengan namanya, Murai ini dalah silangan dari Murai Medan dengan Murai Borneo. Jantan dari Murai batu ini adalah GALAXY, seekor Mb pilih tanding dari blok timus, yaitu milik gallery BC. saya angkat induk ini saat umur masih 2 minggu.
Saat ini sudah banyak anakan yang dihasilkannya, dan kebetulan karena ini silangan Medan dengan Murai Borneo, maka saat fight ciri Murai Borneo sangat kentara dengan gaya nunduk nunduk dan macul macul ngotot, namun hal tersebut tidak melunturkan gaya Murai Medan yang nagen dan tegak, serta tembakan yang keras, maka komninasi gaya antara keduanya menjadikan Murai batu ini menjadi lebih atraktif. untuk saat ini induk ini saya pasangkan dengan seekor betina medan dengan karakter ngeplay nyeklek.

ini adalah penampakan Bordan yang lain

Photobucket

ini adalah penampakan daripasanganya.

Photobucket

begitu juga dengan induk jantan, saya juga men carikan pasangan bagi Bordan betina yang sesuai, bukan saja dengan karakteristik yang bagus, namun juga harus memiliki genotop yang unggul serta dominan, seingga siat Murai Borneo dengan gaya gembung akan hilang dan hanya menyisakan gaya tarusng yang macul serta atraktif.

video dari Bordan





Alamat Penangkaran

Alamat Penangkaran

1. Perum Puncak Buring Indah (Buring Hill Side) Blok B4-33
Kel. Buring, Kec. kedungkandang, Kota Malang
2. Jl. Tlogomas Gg 8 Tlogomas, Landungsari, Malang


Contact person

Amiril Mu'minin

081335003344
083834115566

fb amiemiexs@yahoo.co.id (Hilkast Bird Farm)
amiexs@gmail.com (Amiril Mu'minin)

YM amieamiexs@yahoo.co.id
Gtalk amiexs@gmail.com