Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.

Puncak Buring Indah Blok B4-33
CitraGarden City Malang
Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6285877999788
email: amiexs@gmail.com
ig: @amiexz

Facebook : Hilkast Bird Farm
Hilkast BirdFarm
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Senin, 23 Agustus 2010

Anakan Hilkast BF Umur 5 Bulan s.d 1 Tahun

Dalam menangkar menurut saya probadi paling seneng dan merupakan tantangan baru saat anakan menginjak umur 5 bulan, saat itu piyik sudah ganti bulu, kita penasaran bagaimana piyik kita setelah ganti bulu nanti, bagaimana bentuk ekornya, panjang atau pendekkah, atau bagaimana kualitas suara Murai Batu kita, apakah keras atau tidak, karena suara trotol, sedikit banyak akan berubah saat Murai Batu sudah berganti bulu dewasa,

Murai Batu saat trotol boleh jadi sudah bunyi dan ngeplong, bahkan umur 3 minggu sudah mulai ngeriwik, dan ada kalanya saat trotol anakan sudah mulai nantang dan terlihat bakat fighternya, namun saat yang jelas untuk memantau gaya dan fighter adalah saat Murai Batu sudah tuntas menyelesaikan ganti bulu dari trotol ke bulu dewasa. saat itu (sekitar umur 7 bulan) akan sangat kkontras saat ngeplay dan fight saat trotol, pada masa masa itu (mulai umur sekitar 7 bulan) sifat fighter akan nampak jelas, sudah mulai berani teriak dan menantang Murai Batu lainnya, meski itu adalah Murai dewasa. saat itu kualitas suara juga sudah nampak terlihat. lebih sering bunyi dan sudah gacorm bahkan tidak jarang pada masa masa ini Murai lebih cerdas, karena dengan mudah bisa menirukan suara suara burung lainnya dan juga burung master. saya menyimpulkan kenapa Murai Batu cenderung lebih mudah menirukan suara burung lain pada umur umur ini, menurut saya probadi karena saat ini, Murai Batu masih sedang hot hotnya untuk mulai belajar melantunkan lagu dengan berirama, karena saat trotol, suara murai batu bersuara acak dan kadang tanpa irama,

maka saat mulai umur 7 bulan, murai batu mulai melantunkan dengan irama yang sudah enak di dengar layaknya Murai Batu dewasa, maka dari itu pada masa masa ini murai batu akan haus akan suara suara baru, cenderung mencari suara saura baru untuk dimasukkan dalam lantunan kicauannya, maka dari itu saat saat ini, sangat ccok untuk melakukan pemasteran dengan suara suara yang bagus, suara kasar, atau jika memungkinkan sering perdengarkan suara suara Murai Batu lain terutama Murai Batu Juara yg suaranya sudah tertata dengan irama dan lagu yang sudah tertata

bentuk ekor juga tentunya akan berubah drastis dari saat trotol, bisa jadi saat trotol ekor murai batu nampak panjang, namun saat ganti bulu dewasa malah tanggung atau bahkan pendek, atau sebaliknya. Namun untuk melihat bakat ekor dari Murai bau bisa dilihat dari bakat induk jantan betinanya, juga dari kakek jantannya.

ini merupakan beberapa foto anakan saya saat umur 5 bulan, b aru ganti bulu dewasa dan masih proses dorong ekor

betina 4 bulan lebih

nampak ekor masih buntung, he he he, ebetulan ini adalah anakan betina, kalau menurut saya probadi, sangat cantik dan menjadi calon ibu yang akan menelurkan anakan anakan yang bagus

ini hanya menurut pendapat saya saja kok.... he he he

ibarat pepatah jawa "kecap nomer siji, segoro di uyahi"

he he he

dan ini adalah saat betina sudah berumur 7 bulan, semua sudah pulih dan berubah jadi betina yang cantik, saat di foto, betina sedang berjemur, maklum selama ngurak, saya tidak keluarkan dan saya gelontor dengan Ekstra Fooding, tidak heran body jadi sedikit gemuk, namun dengan penjemuran yang teratur, tidak lama postur tubuh akan proporsional. untuk ukuran betina, ekor termasuk panjang.

Photobucket



ini adalah Murai Bantu jantan saya, anakan sendiri juga

kata orang induk adalah Murai Batu Medan Super, namun kalau saya lebih suka menyebutnya dengan Murai Batu Ekor Panjang.

umur masih 5 bulan, namun di banding betina diatas, ekor sudah lebih panjang sehingga bisa di harapkan saat ekor penuh, akan menjadi panjang.

Photobucket


ini adalah betina saya yang lainnya.

betina umur 1 tahun

jantan di atas, nampak meski umur masih 5 bulan, nampak bakatnya sudah terlihat, Murai Batu sudah mencari musuh


ini sudah berumur beberapa hari lebih tua, namun ekor juga sudah nampak berbeda

MB 5 BUlan DE

ini adalah beberapa jantan saat sudah penuh, umur bervariasi, antara 7 bulan sampai dengan 8 bulan, saya juga bingung mana yg masih berumur 7 bulan atau yang berumur 8 bulan.

namun yang jelas, prediksi saya tidak salah, anakan ini menjadi ekor panjang,


jantan

jantan

Photobucket

ini adalah anakan saya yang lainnya, sebenarnya ini adalah saudara dari jantan di atas, kebetulan juga 1 tetasan, dan kebetulan pula dalam 1 tetasan ini jantan semua,
namun juga ternyata memiliki karakter yang sangat berbeda,



Photobucket



Photobucket

Photobucket

ini adalah sedikit dari hasil breeding saya, kebetulan ini yang terpantau oleh saya, untuk yang lain...

sama sekali tidak terpantau, hanya bisa mantau via sms atau tlepon saja, karena memang sudah ada di tangan teman teman yang kebetulan hanya penghobi rumahan.


Photobucket

Jumat, 20 Agustus 2010

Hasil Penangkaran Amiexs aka HilKast BF (Anakan Umur s.d 2 minggu)

Saya mulai ternak terbilang sudah lama, untuk hewan lainnya, bahkan sejak Sekolah Dasar saya sudar beternak, itu memang bagian dari honi saya, namun untuk Murai Batu, saya masih terbilang orang baru di dunia penangkaran, saya mulai terjun dan seriun untuk beternak sejak tahun 2005, namun baru benar benar merasakan dan menyenyam keberhasilan pada tahun 2007, selama selang 2 tahun tersebut, banyak sekali kegagalan kegagalan yang saya hadapi, dari mulai proses penjodohan, telur yang kosong, sampai dengan anakan dibuang indukan,bahkan indukan beberapa sampai mati, selang waktu tersebut merupakan proses pembelajaran bagi saya.
saya banyak membaca dari berbagai referensi buku dan juga internet, termasuk juga http://www.kicaumania.org
selang waktu 2005 sampai dengan 2007 memang ada yang berhasil, namun hal tersebut masih belum bisa di sebut sebagai sesuatu yang berhasil, karena memang masih banyak yang harus di pelajari
dan sampai saat inipun, saya masih dalam proses belajar. maka dari itu saya senang sekali berdiskusi dengan teman dan penangkar yang lain.

ini adalah beberapa ekor Murai dari hasil breeding saya.
tidak ada yang istimewa, karena saya juga masih harus banyak belajar.

di bawah ini adalah anakan umur sampai dengan 2 minggu, perlu perawaan ektra untuk merawatnya terutama jika anakan kita asuh sendiri atau kita loloh sendiri,

kita perlu memberikan banyak nutrisi yang berguna bagi anakan, komposisi antara voer dan pakan seranga (jangkrik, Kroto, Ulat, Cacing dan ikan Cemplon) sangat bagus bagi pertumbuhan anakan, minyak ikan dan juga kalsiun sangat disarankan pada masa ini, karena hal tersebut akan bebmuat pertumbuhan lebih baik dan lebih cerdas saat dewasa nanti.

ini adalah sebagian anakan

anakan Umur 5 hari

Photobucket

Photobucket

Photobucket



biasanya saya angkat anakan pada umur 5 hari, pada masa ini anakan masih belum membuka mata, sehingga nantinya akan lebih mudah di loloh, karena piyik tidak mengetahui indukan sebenarnya, dan pada masa ini bulu masih merupakan bulu jarum, maka dari itu masih perlu penerangan dan penghangat atau bisa juga di oven



anakan umur 10 s.d 12 hari

pada saat ini anakan mulai belajar nangkeing, jadi yang perlu di waspadai adalah siapkan saja sangkar dan masukkan anakan di dalam angkar soliter beserta sarangnya, jadi saat nanti anakan belajar nangkrik tidak akan jatuh terlalu jauh

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket



anakan umur 3 minggu s.d 2 bulan

pada masa ini anakan sudah mulai nangkring dengan sempurna, bahkan pada umur 3 minggu anakan sudah bisa mulai di latih untuk makan voer, dan saat ini anakan sudah mulai bisa makan seranggan sendiri.

beri makan dengan campuran serangga terutama krto dengan voer setengah basah, namun jangan terlalu basah, diatasnya bisa di taruh kroto, saran saya, kroto jangan dicampur, karena jika demikian, apabila kroto yg bagian atas habis, anakan akan berusaha mencari kroto bagian dalam voer, akhirnya voer akan di acak acak

pada masa ini tidak jarang kualitas sudah terlihat, sering anakan saya sudah mulai ngeriwik sejak umur 3 minggu.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

ini adalah anakan sudah berumur di atas 1 bulan

sudah nampak lincah dan sudah terlihat kualitasnya, anakan anakan saya kebanyakan sudah ngeplong pada umur ini, sering ngeriwik kasar juga, pda masa ini anakan sudah bisa dengan sendirinya makan voer, dan biasanya sudah siap untuk di kirimkan ke luar kota

Trotol asik betina

Trotol Betina

Photobucket


ini adalah anakan umur 2 bulan, bulu dan juga ekor suda tumbuh sempurna, jadi kita sudah bisa mengetahui bakat ekor dari Murai tersebut, apakah termasuk ekor pendek, ekor tanggaung atau ekor panjang.

meskipun saat ganti ke bulu dewasa hal tersebut terkadang juga tidak sesuai

Photobucket

Photobucket

Photobucket


foto diatas kebetulan piyik umur 2 bulan setelah selesai mandi, nampak bulu masih basah dan juga sayap turun....

he he he, maklum saya masukkan ke dalam ruangan, jadi kemungkinan dia kedinginan

Kamis, 19 Agustus 2010

Amiexs Breeding season

Sudah sejak saya kecil, saya memang suka memelihara hewan, hewan apa saja saya pelihara dan coba saya ternak, sejak saya masih duduk di bangku SD saya sudah mencoba untuk beternak.

seiring berjalannya waktu hobi saya makin mengerucut, jika awalnya saya suka memelihara semua jenis hewan, bahkan sampai laba laba pun saya pelihara, saat ini saya fokus untuk memelihara burung.

terhitung sejak tahun 2005, saya mencoba untuk beternak burung ocehan besar, dalam arti sebelumnya saya semenjak SMP sudah beternak kenari, maka kali ini saya mencoba untk beternak burung ocehan lainnya. pilihan saya jatuh kepada Murai Batu, ini bukan satunya satunya burung yang saya ternak, namun ini merupakan salah satu burung favorit saya, sudah sejak kecil saya mengidam idamkan bisa memelihara Murai batu, namun apa daya saat itu kocek dan ekonomi yang tidak memungkinkan, mengingat Murai Batu merupakan salah satu burung dengan harga yang mahal, khususnya pada saat ini

sekarang, Alhamdulillah saya sudah bisa memelihara Murai BAtu, bukan saja memelihara, namun juga sudah menernakkannya.

Mungkin langsung saja saya kasih beberapa induk saya, dan mungkin akan saya update setiap ada perkembangan.

ini merupakan sebagian dari induk induk Murai Batu saya. dari dulu saya paling senang dengan Murai Batu ekor panjang, jadi saat mencari induk, saya juga tidak lepas untuk mencari murai murai dengan ekor panjang, Alhamdulillah saya juga memiliki teman teman baik di Aceh yang bersedia mencarikan calon calon induk yang unggul, ekor panjang, mental fighter oke dan volemu melengking. selain itu momongan lama saya juga tidak lepas dari preyek breeding saya, selain itu teman dan sahabat dekat yang dulu kebetulan memiliki Murai Batu langsung saya take over, asal murah meriah dan sesuai kriteria (ekor panjang, mental fighter bagus dan volume kencang)

sebagian dari artikel ini saya ambil dari thread saya di www.kicaumania.org yang kebetulan saya mengisi 1 atau 2 thread tentang penangkaran.

oke deh, langsung saja ..... ini adalah sebagian koleksi induk induk saya

1. BORDAN (BORneo meDAN)

induk ini saya dapat saat masih trotol di teman pelomba juga, kebetulan induk Bordan saat tahun 2002 sampai 2005 sering malang melintang di lomba tingkat lokal maupun nasional, saya dapat bordan saat masih umur 2 minggu, jadi saya loloh sendiri, di teman kicaumania jember bernama YANI FATKURRAHMAN, dan induk bordan adalah GALAXY.
induk betina bordan adalah murai borneo jambul putih
saat ini bordan sudah produksi berkali kali, namun anakan yg terakhir trah bornaonya muncul, ada jambul di anaknnya, namun jambulnya bukan putih, namun jambul emas.

ini adalah Video dari Bordan


selain videonya, saya akan coba sertakan fotonya








untuk betinanya, ini adalah jodoh dari bordan





ini adalah foto pasangan saat sedang dibawah, tampak terlihat ekor betina tidak berbeda jauh dengan Ekor Jantan, karena memang Betina ini termasuk Murai Bau Ekor Panjang

Photobucket



2. MB dari adik rekan KM

ini adalah MB induk yg berasal dari adik rekan KM, saat itu saya di tawarkan oleh rekan KM bahwa adiknya memiliki MB ekor panjang, maka saya langsung tertarik, saat itu saya minta foto dan videonya, setelah di dapat, langsung cocok dan saya meluncur ke kaliurang (YogYakarta) bertepatan saat itu kalau tidak salah saat ada kopdar akbar KM jadi saya sekalian mampir sebentar.. he he he

induk ini sangat cocok dan sesuai kriteria saya, ekor pajang sekitar 27 cm, begitupun betinanya yang juga memiliki kualitas yang bagus. selain itu suaranya yang di atas rata rata serta gaya ngeplaynya yang bagus membuat saya langsung ambil nih induk...

menurut penuturan pemiliknya, anakan anakan yg terdahulu sudah ada yg moncer di lomba, dan sampai saat ini di tangan saya sudah banyak produksi juga, dan memang apa yang di katakan benar, anakan2nya bagus2 dan semua memiliki mental tempur yang bagus...

ini adalah sebagian dari foto2nya







saat saya ambil kondisi sedang fit dan juga sudah jebol kandang, jadi saat kembali saya masukkan ke kandang penangkaran, tidak lama sudah produksi kembali, sekitar 1 bulan setelah masuk kandang sudah langsung produksi, hal ini tidak lepas karena induk jantan yg memang type fighter dan mental yang bagus, serta dari induk betina yang memang sangat jinak, sehingga tidak takut akan kehadiran orang, maupun binatang pengganggu
video di bawah ini saya ambil saat awal tahun 2009. dan akan saya update setiap saat







video di atas masih berada di kandang penangkaran lama, saat ini sebagian induk sudah saya pindah ketempat yang baru.

3. Induk saya yg lain

induk ini dulu saat saya awal menjadi member http://kicaumania.org dan juga pernah ikut lomba foto MB di www.kicaumania.org

termasuk induk pertama saya

induk ini saya peroleh dari teman yang kebetulan sudah tidak hobi burung, kebetulan pula saya sudah mengincar lama Murai Batu ini, dan akhirnya bisa saya dapatkan juga, Murai Baru ini berasal dari Sabang, hal tersebut di tegaskan oleh pemilik lama sekaligus teman saya yang kebetulan memiliki saudara yg dulu pernah dinas di aceh saat masih ada GAM.

mungkin Murai batu ini adalah salah satu yang paling saya sukai, dengan ekor panjang 31 cm, dengan ekor yang lentur sehingga saat fight tanpak sangat indah.

ini adalah fotonya

Photobucket

ini adalah salah satu video lama Murai Batu sedang dorong ekor, jadi ekor terlihat nampak kacau



dan ini adalah jodoh pertama dari Murai Batu sabang ini, sayang karena sesuatu dan lain hal, betina ini sudah tidak ada lagi dan sekarang Murai ini sudah memiliki jodoh yang lain, namun sayang sampai saat ini saya belum bisa mengambil gambarnya

ini adalah foto jodoh betinanya terdahulu

Photobucket




4. MB Pasaman

jantan baru saja dibeli dari pemain lama, burung lapangan sudah cukup berumur dengan nilai take over balik seharga 950 untuk burung lapangan,

MB ini sudah sangat tua, umur sudah sekitar 15 tahunan, atau mungkin lebih

saat ngurak sempat ditrek dan berani nampil, ini dilakukan untuk ngetes aja apakah sifat fighternya masih ada atau sudah hilang, dan hasilnya meski ekor masih sekitar 5 cm karena baru selesai, mampu menarik juri dan beberapa pemain , bahkan sempat ditawar dilapangan, namun karena memang tujuan buat induk, maka tidak dilepas,..........sempat pula dikira Mb ini adalah MB Borneo karena ekornya yg kelewat pendek,....

ini adalah burung lama dan sekarang umur sekitar 15 tahunan, mungkin lebih, dan menurut penuturan teman teman yang ada di Sumatra Utara, katanya MB Pasaman ini sekarang sudah langka, bahkan ada yang mengatakan sudah puna, dahulu yang di baeri lebel sebagai Murai Batu Medan salah satunya adalah Murai batu yang berasal dari Pasaman ini.

namun yg membuat saya senang adalah meski masih dorong ekor, fighternya tidak berkurang...

MB merupakan type ekor sedang dengan panjang sekitar 19 s.d 20 cm, MB pernah lepas sehingga ekornya tercabut, namun tidak stress dan tetap mau nampil...


ini beberapa fotonya

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket


untuk betina saya kurang jelas karena memang berasal dari teman, yang saya suka adalah betina dengan bakat nelor banyak, bisa 3 atau 4 butir, selain itu katuranggan bagus, nretek dengan speed cepat dan nembak pula, typikal betina fighter juga, yang membuat saya lebih tertarik adalah, informasi dari pemilik awal, betina ini pernah di tawar oleh pemain solo seharga Rp. 3,5 juta untuk betina
dan memiliki ekor termasuk panjang untuk ukuran betina...

ini adalah fotonya...

Photobucket



5. In Memoriam Si Jutex

kalau yang ini malah indukan yang masih baru banget, , ini adalah hunting khusus saya dan saya minta tolong untuk dicarikan Mb yang spesial, special ekor panjang, mental dan suara, dan alhambulillah, memang Mb ini tidak mengecewakan, untuk lebih jelasnya tentang MB ini bisa langsung ke http://kicaumania.org/forums/showthread.php?t=22157

untuk merifresh fotonyg dah ada....

Photobucket

Photobucket

Photobucket

foto diatas saya ambil saat dia baru dikirim dari Aceh, Transit di Jakarta, lalu di bawa temen sampai Wonogiri, setelah itu saya ambil di Wonogiri, sempat Transit beberapa hari di Ponorogo, sebelum akhirnya saya bawa ke Malang

ekor terlihat kusut karena mulai dari Aceh ekor sengaja di jadikan satu dan di tali dengan karet, hal tersebut bertujuan agar ekor yang panjang tidak rusak dan akhirnya patah. memang saat di lepas ekor nampak kusut, namun setelah Murai Batu mandi dan ekor terkena air atau di semprot, maka akan kembali seperti semula

ini ada beberapa Foto saat dia sudah di kandang penangkaran, hanya perlu 1 minggu bagi saya dari mulai Murai Batu ini sampai di Malang untuk kemudian masuk ke kandang penangkaran

Photobucket

Model seperti jutex ini biasanya jika sudah masuk ke Jawa akan di beri lebel sebagai Murai Batu Medan Super, karena memang saat ini MuraiBatu Medan di suplai dari sebagian besar wilayah Aceh.

ini ada video saat dia baru masuk kandang penangkaran, terlihat masih kikuk dan bingung dengan tempat yang baru, video ini saya ambil awal tahun 2009. dan yang pasti saya akan update video terbaru setiap indukan saya.









untuk betina, saya juga ambil dari Aceh, namun saya tidak tahu berasal dari daerah mana, yang jelas. betina ini juga sangat fighter, dan sempat juga nantang dan menghajar betina lain sebelum masuk kandang penangkaran

ini adalah fotonya

Photobucket




6. Indukan dari anakan sendiri (masih belum berani kawin)

induk ini sebenarnya anakan saya sendiri dari hasil eksperimen, dan memang dari perkiraan secara genetik, tidak berbeda jauh dengan asumsi saya, maaf saya hanya sebatas melakukan perkiraan, karena tentunya bagi saya tidak akan mungkin untuk melakkan uci coba dan penelitian secara genetika, jadi saya hanya sebatas melakukan perkiraan dengan dasar dasar yang pernah saya pelajari.

induk ini berasal dari betina yang ini (yang sebelumnya adalah jodoh MB sabang)


Photobucket

induk jantan dari betina di atas adalah Murai Batu Medan (kata orang) yag sudah sudah prestasi, kebetulan kakek dari induk ini juga adalah juara pada saat itu.

jadi menurut perkiraan saya, darah ayah dari betina di atas a,a diturunkan kepada cucunya dimana adalah anak dari betina di atas. itu merupakan penjelasan yang paling mudah di pahami daripada kita menggunakan folosofi secara genetika

maka saya coba lakukan ekperiman dengan mengawinkan betina di atas dengan jantan yang asal asal, bisa dikatakan murai sortir. karena memang saya peasaran dengan data yg sudah saya buat

saat betina ini memiliki keturunan, Alhamdulillah, hasilnya tidak jauh dari perkiraan saya. anakan lebih condong mengikuti bakat dari kakeknya daripada induk jantannya.

pada saat umur 4 bulan dan mulai ganti bulu dewasa, ada tetangga yg mau ngetrek Murai Batu, namun karena saat itu saya ga ada murai yg bisa di trek, maka saya coba saja anakan ini untuk di trek, hasilnya yidak mengecewakan, meski masih tersisa bulu trotol, namun sudah berani fight dengan burung yang sudah dewasa.

begitupun saat dorong ekor setelah ganti bulu dewasa, dengan krroeong saya coba untuk menggodanya, dan hasilnya, sifat fighter juga sudah keluar. dan yg unik dari anakan ini jika sedang ngotot sampai mentok menunduk, dan kadang jika dilihat sepintas jadi seperti Anis Merah yang sedang teler

ini adalah foto saat umur 8 Bulan

Photobucket

Photobucket

dan ini adalah saat dia sedang ngotot, sampai terlihat seperti teler

Photobucket

saat ini umur sekitar 2 tahunan, sedang ngurak yang ke 2 dan kayanya setelah ngurak ini, dia sudah bisa mulai produksi yang pertama kali...

ini ada video saat dia umur 8 bulan. saya goda dengan kerodong. tidak ada isian apapun karena memang dirumah saya tidak ada burung master





dan ini ada video dari jodohnya, saat itu saya belum jadikan satu, hanya sebatas di dekatkan, nampak betina sedang ngeper pertanda memang sudah siap jodoh dan siap produksi


Saat ini jantan sedang ngurak yang kedua, dalam artian umur sudah lebih dari 2 tahun

sebenarnya betian sudah sering mengejar ngejar sang jantan, ingin kawin, namun karena sang jantan sedang ngurak, jadi masih belum mau kawin.