Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.
.
.

Perum Puncak Buring Indah (Buring Hill Side)
Blok B4-33 Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6283834115566
email: amiexs@gmail.com
YM: amieamiexs@yahoo.co.id
Pin BB . . . By Request
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Selasa, 28 September 2010

Anis Merah

Salah satu koleksi burung saya, Anis Merah, seperti biasa, saya tidak memberikan nama kepada burung burung saya, begitupun dengan Anis Merah ini. he he he

beberapa kali hanya dibawa ketempat latihan, dan tidak pernah di lombakan, karena saya memang tidak handal mewarat Anis Merah, jadi burung ini anya menjadi klangenan saja dirumah.

meski rawatan seadanya. EFpun jika memang ada stok, Anis Merah ini tetap saja teler bahkan kalau tidak dikerodong bisa mulai subuh sampai malam dia teler dan bunyi, jadi kasihan juga. he he he, maka dari itu aya buka kerodong jika sedang ingin dengar suaranya saja, saat ini Anis Merah ini di rawat oleh adik saya yang memang dari dahulu suka Anis Merah. rencananya saya akan carikan betina untuk Anis Merah ini dan mencoba untuk menernaknya.

semoga saja berhasil.



bersama dengan Anis Merah tersebut, bi bawa juga trotol Murai Batu. saya kira sekarang umur sudah 2 tahun lebih dan jika memang dilombakan, saya kira juga sudah waktunya.

Permasalahan Dalam Breeding (Calon Induk)

Mungkin meski awam, mudah bagi kita membedakan antara Murai Batu jantan dan Betina, namun jika kita sudah menggeluti Breeding, tidak sedikit dari kita yang kesulitan untuk membedakan Calon induk, terutama bagi para pemula yang ingin beternak, ada kalanya bulu betina nampak seperti jantan, dan ini yang sering di jumpai, maka dari itu tulisan ini mencoba untuk memberikan jawaban atas masalah masalah yang berkaitan dengan calon induk Murai Batu.

Permasalahan pada Calon Induk


tanya : bagaimana cara membedakan antara induk jantan dan betina
jawab : ini adalah pertanyaan mendasara yang biasa ditanyakan oleh peternak, khususya mereka yang berminat dan masih baru dalam bidang penangkaran.
seperti juga sudah saya ulas dalam posting saya terdahulu adapaun ciri ciri untuk

Murai Batu jantan

1. Tubuh Besar
2. Warna bulu mengkilat
3. Ekor panjang (untuk kawasan tertentu)
4. Suara keras dan bervariatif
5. Apabila didekatkan dengan jantan yang lain, maka akan ngeplay dan melawan
6. Kepala Besar dan cenderung agak kotak dan ceper.

ini adalah beberapa contoh Murai Batu Jantan










ini adalah anakan saya dan saat saya foto, umur masih 8 bulan, saat ini akan menghuni kandang penangkaran saya juga sebagai induk (calon Induk)



ini adalah anakan jantan saya yang lain, saat difoto usia sekutar 7 bulan, caon induk juga untuk kandang penangkaran saya




sengaja saya tammpilkan mode jantan yang lain dari koleksi saya, sehingga tidak jenuh dan membosankan karena jantan saya lainnay sudah saya upload diposting yang lainnya
sombong mode On... :)

untuk ciri ciri murai betina adalah:

1. Tubuh kecil
2. Warna bulu pudar, terutama dibagian leher dan dada
3. Ekor pendek, berkisar antara 8 s.d 10cm, untuk 15 cm sudah termasuk panjang
4. Suara pelan, monoton dan hanya ngeban ngeban
5. Apabila didekatkan dengan jantan maka akan ngeper dan minta kawin jika sudah birahi
6. Kepala kecil dan bulat

ini adalah contoh dari Murai Batu betina

betina umur 6 bulan

Photobucket

betina genit

Photobucket





Tanya : Bagaimana mengetahui induk jantan dan betina sudah birahi?
Jawab : Induk sudah birahi dapat diketahui dengan :
Jantan:
sering bunyi dan lebih gacor dari biasanya
suara kecil kecil dan ngerol seperti air mancur
saat didekatkan dengan betina langsung mrayu dengan cara bunyi kecil kecil dan ngerol, biasanya disertai dengan gerakan kepala yang manggut manggut untuk memikat betina

Betina:
biasanya menyahut jika ada suara jantan
akan ngeper jika didekatkan dengan jantan
saat di kandang penangkaran, akan mulai menyusun sarang


Tanya : Mulai umur berapa Murai Batu bisa dijodohkan da mulai produksi
Jawab : Murai Batu bisa dijodohkan mulai dari trotol atau masi kecil, juga dapat dijodokan jika sudah memasuki masa birahi, biasanya jika kita membeli dari trotol, maka sejak trotol itulah Murai batu bisa dijodohkan.
untuk penjodohan dari dewasa, alangkah baiknya kita juga melihat umru Murai tersebut.
Untuk Murai Batu hasil tangkapan hutan, jantan biasanya mlai berani kawin memasuki umur 2,5 tahun atau 3 tahun, sekitar 3 kali ngurak, saat itu jantan sudah siap untuk kawin, sebelum itu, jantan tetap bisa dijodohkan, namun belum berani untuk mengawinin betinanya.
untuk betina hasil tangkapan hutan biasanya siap produksi pada umru 1 tahun, namun sudah bisa dijodohkan saat usia memasuki 8 bulan
Untuk jantan hasil ternak bisa produksi mulai umur 2 tahun, artinya setelah 2 kali ngurak, Murai Baru sudah berani mengawinin betina, namun untuk penjodohan, umur 1 taun pun suda bisaj dijodohkan
untuk murai Baru betina akan siap bertelur pada usia 8 bulan, jadi umur 7 bulan sudah bisa untuk dijodohkan



Tanya : bagaimana ciri ciri Murai Batu yang sudah jodoh?
Jawab : selama kista satukan dalam kandang penangkaran kedua calon induk tidak berantem, itu juga sudah bisa dikatakan jodoh.
namun biasanya Murai Batu yang sudah jodoh ditandai dengan:
- tidur perdampingan saat tidur
- jantan lebih mengalah kepada betina, terutama saat makan
- terkadang bunyi saling bersahutan
- jantan dan betina saling loloh


Tanya : Berapa lama setelah jodoh, pasangan Murai Batu akan produksi?
Jawab : biasanya jika memang saat penjodohan sudah sama sama memasuki masa birahi, maka dalam waktu 3 minggu sampai 1 bulan induk beina akan bertelur, namun tidak menutup kemungkinan betina akan mulai bertelur dalam 2 bulan, 6 bulan, 1 tahun atau 2 tahun setelah dijodohkan, itu tergantung kesabaran dan kejelian kita, selain itu kita harus benar benar pastikan bahwa induk sudah benar benar birahi dengan pemberian EF yang tepat.





maaf saya cut dulu,....

banyak kerjaan, jika ada pertanyaan silahkan aja komentar di bawah, nanti saya akan balas,....
he he he, jika kerjaan kelar saya akan lanjutkan nih posting... he he he

Permasalahan Dalam Breeding (Kandang Penangkaran)

banyak permasalahana yang dikeluhkan oleh teman teman dalam proses breedingnya, dari mulai persiapan kandang sampai dengan pasca menetas,

mungkin tulisan ini bisa bermanfaat bagi teman teman yang masih ada kendala dalam proses ternak burungnya, bukan saja Muai Batu, namun juga burung yang lain.

Kendala Kendala dalam Proses beternak Murai Batu dan burung lain

1. Kandang Penangkaran

tanya : berapa ukuran idela untuk kandang penangkaran
jawab : untuk kandang penangkaran sebenarnya tidak ada ukuran yang pasti, setiap peternak memiliki ukuran kandang masing masing buat momongannya, namun yang jelas kandang haruslah nyaman bagi burung, khusus untuk Murai Batu dan Kacer saya biasa menggunakan kandang ukuran P x L x T = 2m x 1m x 2m, itu sudah cukup dan menurut saya sudah ideal. namun jika memang ada keterbatasan lahan, memakai kandang minimalis juga bisa, kandang umbaran kacer atau sangkar gantung juga bisa kok, asal burung merasa nyaman dan burung merasa nyaman dan bisa melakukan proses kawin, saya rasa dengan kandang ukuran berapapun akan mengasilkan.

tanya : apa saja yang harus disiapkan dalam kandang penangkaran dan bagaimana letaknya
jawab : dalam kandang penangkaran yang harus dipenuhi adalah: tempat pakan, tempat minum, bak mandi, kotak sarang, tangkringan, daun pinus kering untuk bahan sarang. untuk letaknya, upayakan tempat pakan tidak bisa dijangkau oleh semut, hal ini biasa disiasati dengan pemberian olie, selain itu, upayakan tempat pakan, minum, dan bak mandi jangan tepat dibawah tangkringan, agar tidak terkena kotoran burung,begitu juga dengan daun pinus, letakkan di tempat yang bersih dan tidak sampai terkena kotoran burung, untuk kotak sarang, alangkah baiknya disiapkan lebih dari satu macam, letakkan dengan ketinggian diatas kepala orang dewasa, upayakan kotak sarang ditempatkan pada tempat yang paling aman dan nyaman, jauh dari jangkauan binatang pengganggu seperti tikus dan kucing, dan upayakan seminim mungkin dari lalu lalang orang, yang tidak kalah penting juga adalah kotak sarang jangan terlalu dekat dengan atap kandang, terutama jika atap teruat dari seng, karena suhu kotak sarang bisa sangat ekstrim, saat siang bisa menjadi sangat panas, namun jika malam bisa sebaliknya, sangat dingin, dan hal tersebut bisa mempengaruhi telur.

tanya : bagaimana letak dan posisi kandang yang baik?
jawab : posisi kandang yang baik dintandai dengan sirkulasi udara yang baik, dan pencayahaan yang cukup, perlu diingat bahwa cahaya juga mempengaruhi birahi induk, menurut percobaan saya, induk yang terbiasa kena sinar matahari cenderung lebih cepat birahi daripada induk yang tidak pernah terkena sinar matahari. untuk posisi kandang, bagian depan sampai dengan tinggi 80 cm, uoayakan bisa tertutup rapat, hal ini untuk menghindari induk meliat lalu lalang binatang2 pengganggu seperti kucing dan tikus. upayakan suhu di kandang juga selaaslu stabil, sehingga telur bisa menetas dan burung bisa lancar produksi, jika kondisi lingkungan kandang panas, bisa disiasati dengan menyiram setiap pagi, bisa juga dengan memasang selang yg bisa menyemprotkan air seperti hujan, sehingga suhu kandang bisa terjaga.

tanya : bagaimana bentuk kotak sarang yang idel untuk Murai Batu?
jawab : untuk tempat sarang sebenarnya tidak terikat dan bebas, selama induk nyaman dan bisa menempati tempat tersebut untuk bersarang, yang perlu diingat adalah, jangan beri tempat yang terlalu sempit, akibatnya saat bertelur, akan sering terinjak2 induk sehingga kemungkinan menetas menjadi kecil, beri tempat yang agak besar agar induk bebas mengatur sarangnya. untuk tempat sarang bisa berupa kotak kardus, batok kelapa, besek yg biasa buat tempat tape, kotak sarang seperti kenari tpi di perbesar, kotak sarang seperti Love Bird yang diperbesar, dari bumbung atau bambu, dari kayu yang berlubang dan masih banyak lagi.

mngkin ini yang bisa saya uraikan jika teman teman memiliki masalah, silahkan kirim permasalahan mengenai kandang penangkarannya memali poting komentar di bawah ini, sebisa mungkin saya akan menjawab. jika tidak bisa saya akan menanyakan kepada teman teman breeder yang sudah lebih ahli.