Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.
.
.

Perum Puncak Buring Indah (Buring Hill Side)
Blok B4-33 Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6283834115566
email: amiexs@gmail.com
YM: amieamiexs@yahoo.co.id
Pin BB . . . By Request
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Jumat, 28 Oktober 2011

Buldozer.... The Father

Foto disamping adalah Induk jantan dari Buldozer, dan burung disamping bukan burung saya, milik seorang temen yang kebetulan saya pernah tawar, namun ternyata tidak di lepas, jadi terpaksa harus menunggu Buldozer untuk memanjangkan ekornya, sama halnya seperti saya, banyak teman teman yang penasaran dengan panjang ekor Buldozer, sebenarnya saya juga penasara,maklum, saat ngurak terakhir, ekor tidak sempurna, karena stress, akibatnya tidak sepajang yang saya harapkan, namun mengingat indk jantan Buldozer disamping, pikiran tersebut segera hilang

Induk Buldozer ini memiliki panjang ekor 30cm, sebetulnya saya juga sangat minat edngan induk ini, namun apa boleh buat, karena tidak dilepas, ankanyapun jadi. he he he, akhirnya jadilah Boldozer berpindah ketangan saya.

Di farm saya, Buldozer saya pasangkan dengan betina ekor 17 cm denga harapan, anaknya nanti bisa lebih panjang dari Buldozer, atau bahkan lebih panjang dari kakekya, setidaknya itulah harapan saya.

namun sayang, sampai saat ini saya belum bisa memantau hasil anakannya, karena belum sempat simpan.... he he he

berkut ini adalah Buldozer pada saat di kandang penangkaran, sengaj saya tidak tampilkan ekor secar penuh, namun fokus ke bodynya yang memang sangat besar.

begitu juga dengan betina pasangannya, untuk mengobati rsa penasaran saya, pasanga betinanya yang sedang dorong ekor selepas ngurakpun, langsungs aya jemur full dengan tujuan agar ekor segera kering, walhasil, ekor yang tadinya 17cm, saat ini hanya menjadi sepanjang 7cm. he he he, namun yang penting saya bisa segera menjodohkan Buldozer dangan Betina ini...
lagi lagi menggunakan kamera HP jadul, jadi harap maklum fotonya jadi sangat bagus.. he he he
dan dibawah ini saat buldozer disangkar soliter











Parade Trotol

Foto disamping saya ambil pada saat trotol ini berumur antara 14 s.d 16 hari, posisi masih berada di inkubator.
semua dari mereka sudah mulai ngeplay dan kadang jika akan tidur saling berebut tangkringan, kebetulan saat saya ambil foto ini, mreka baru aja saya loloh, jadi masih adem ayem dan terkesan santai.

Menurut rekan rekan yang kebetulan membaca, ada berapakah jantan dan betina dalam foto dsamping, karena jujur, beberapa tetasan terakhir sya lain dari yang dahulu, saat ini semua tetsan hampir sama sexingnya antara jantan dan betina

di bawah ini ada beberapa hoto yang lain, seperti nampak sama, namun posisi mereka sudah berubah,.. he he he jadi warna yg tajam dan pudar bisa jadi hanya karena pencahayaan yang jelek, dan yang pasti karena saya mengambil foto foto ini dengan menggunakan kamera HP murahan.. he he he

wah, susah upload fotonya, internet lagi lelet, jadi foto yang lain ga bisa saya upload nih.. he he he

Rabu, 19 Oktober 2011

Liputan

Screen Shoot diatas adalah copy tayang yang saya peroleh beberapa minggu setelah liputan


Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pukul 15.46.35 saya mendapat SMS dari istri saya, kebetulan sedang asik kerja dikantor he he he (sok rajin)
Istri saya mengabarkan bahwa breeding saya ditayangkan di Malang TV (salah satu Televisi lokal di Malang raya)
wah, sayang ga bisa lihat nih, gumam saya, karena memang posisi saya di kantor... jadi membayangkan, andai saja HP tv saya masih ada, kan bisa lihat dikantor.. he he he
Beberapa hari yang lalu breeding saya juga diliput media harian Surya, begitu juga seminggu sebelumnya
Masih minggu lalu, Breeding saya juga tayang di Trans 7 dalam acara Duia Binatang, ini adalah kali kedua farm saya diliput, sebelumnya diliput bulan Februari 2011.
Jka tidak salah, 2 minggu yang lalu Trans TV juga menayangkan farm saya.. he he he, jadi kayak selebritis aja nih burung saya.. bukan saya lho.. karena saya cuman masuk dikit duank.. w ak ak ak aka

gara gara breeding jadi bisa masuk tivi dan koran nih.. he he he

berikut ini saya lampirkan beberapa hasil screen shoot liputan,


di Bawah ini adalah induk yang lain



dan ini adalah salah satu betina saya




Untuk Video saya belum bisa upload, maklum filenya terlalu gede, jadi harus dikecilkan dahulu, jika sudah bisa, Insya Allah akan saya upload juga videonya

Senin, 17 Oktober 2011

Wah Kejutan yang Menakjubkan

Foto disamping adalah anakan dari BULDOZER yang saya ambil saat masi berumur 16 hari, saat ini sudah berusia 43 hari atau mendekati 1,5 bulan, Trotol ini lahir pda tanggal 4 September 2011 dan kebetulan saudara 1 sarang mati karena sakit.
Ini adalah trotol atau anakan pertama dari BULDOZER, untuk jenis kelamin saya juga belm bisa memastikan, he he he maklum masih pemula dalam hal breeding.

Rencananya trotol ini akan saya sipan sendiri untuk memastika gen serta kualitas induk bisa menurun pada anaknya terutama dari segi panjang ekor serta mentalnya.
Maklum, ayah BULDOZER adalam Murai Batu ekor panjang yang memiliki panjang ekor 30cm, oleh kraena itu saya harap anakan ini bisa mewarisi gen ekor panjang kakeknya, apalagi BULDOZER suda saya jodohkan dengan betina dengan panjang ekor 17cm, namun karena masih baru serta menurut saya BULDOZER serta pasanganya bukan merupakan Plasma Nutfah atau galur murni, maka saya tidak bisa memastikan panjang ekor nih trotol

tapi bukan itu yang akan saya ceeritakan mengenai trotol ini, apalagi masih jauh jika kita ingi memantau tentang ekornya.
Disini saya akan mencoba untuk menceritakan beberapa hal yang membuat saya sangat terkejut sekaligus terpukau
Tepatnya beberapa ari yang lalu, atau pada saat usia Trotol ini masih 32 hari, saya mendengar beberapa kali ngeriwik serta ngeplong, namun karena nih trotol saya tempatkan dengan banyak trotol lainnya dari anakan SiHitam, Exotic dll, mak saya menjadi tidak yakin sipa yg ngeriwik tersebut, apalagi yg ngeriwik kasar bukan hanya 1 piyik, namun banyak

kemarin saiang saya dikejutkan dengan suara beberapa kali ngeplong, namun saya masih belum tahu siapa yg ngeplong tersebut, karena yang ngeplong juga beberapa trotol

Malam ini, tepatnya pukul 20.39 rasapenasaran saya terjawab, saat saya asik nonton televisi, dan kebetulan beberapa trotol saya gantang diatas saya, tiba tina saat saya mendongak, pas saat itu nih trotol ngeplong dengan kerasnya, padahl usia masih 43 hari, dan ini sudah terjadi mulai beberapa hari yang lalu.

Ternyata salah satu trotol yang membuat saya penasaran, piyik ini adalah salah satunya. so dari rasa penasaran saya ini, semoga saja kelak trotol ini bisa menjadi apa yang saya harapkan

Selasa, 11 Oktober 2011

Contoh Trotol dan Juvenille dari Hilkast Bird Farm

Banyak teman teman dan sahabat yang menanyakan dan ingin mengetahui contoh dan hasil dari Hilkast Bird Farm
Berikut ini saya beri cuplikan foto maupun video yang mungkin bisa menjadi referensi bagi teman teman yang masih penasaran dengan hasil breeding dari Hilkast Bird farm.


berikut ini adalah anakan SI Hitam
Saat diambil Video tersebut, usia Murai batu ini baru menginjak 4,5 bulan dan sedang proses ganti bulu dari trotol ke bulu dewasa.

Video ini juga diposting pada www.kicaumania.org


Murai batu dibawah ini berusia 7 bulan saat diambil videonya,... adalah anakan dri Siva, kebetulan Murai batu ini saat ini berada di seorang sahabat di bengkulu... dan Video ini juga diposting pada www.kicaumania.org



Untuk Murai Batu dibawah ini, dipegang oleh sahabat saya dari Semarang, Murai Batu ini berumru sekitar 6 bulan, dan masih proses dorong ekor, seperti biasa, foto Murai batu ini juga bisa dilihat pada www.kicaumania.org


kalau ini lain lagi, usia Murai batu ini kalau saya tidak salah sudah mendekati 2 tahun, atau mungkin sudah 2 tahunan, anakan dari X-Urang
Foto ini juga diposting di www.kicaumania.org, jadi silahkan mampir kesana


Dibawah ini juga adalah contoh dari anakan X-Urang, yang kebetulan saya simpen sendiri

Ini lain lagi...

bersambung dulu yah, ntar saya akan update lagi... listrik padam, bentar lagi server juga akan mati.. he he he

Senin, 10 Oktober 2011

Female Fantasy...

Mungkin itulah gambaran yang saya bisa ungkapkan pada betina saya yang satu ini, dan ini adalah betina saya yang pertama kali saya peroleh untuk breeding, first time in my breed, begitu kira kira kata kata yang pas buat betina ini...

Betina ini saya beli sejak trotol, Murai Batu yang saya beli untuk pertama kalinya, dan pertama kali pula saya memelihara Murai batu mulai trotol...
Murai batu Pilihan dari seorang sahabat saya dan juga sekaligus orang yang banyak membantu saya, tempat sharing dalam breeding, serta sudah saya anggap seperti orang tua saya sendiri..

Tidak disangka saat besar, trotol ini menjadi seekor betina yang sangat aduhai. semua serba sempurna menurut pandangan saya,

Murai ini juga sebagai salah satu obyek percobaan saya, dimana saat itu saya mencoba mengawinkan murai batu jantan yang menurut saya sangat jelek, saya dapat dari pasar burung dan menurut saya sudah apkir untuk kemudian saya jodohkan dengan betina ini


Tak disangka tidak berapa lama betina ini menetaskan anakan pertamanya dan kemudian diikuti anakan anakan selanjutnya

dan sesuai dengan feeling saya sebelumnya, bahwa gen betina memiliki andil yang cukup besar dalam menurunkan sifat genetis kepada anaknya, hal ini terbukti dari anakannya yang rata rata memiliki mental yang bagus, gaya yag bagus dan juga cerdas dalam menirukan suara burung lainnya, padahal induk jantan atau pasangan betina ini sekali lagi adalah Murai Batu yg saya beli dari pasar, sangat jelek dari semua segi menurut pendapat saya,...

mayoritas anakan memiliki sifat yang mirip dengan kakeknya yang notaben nya adalah Murai Batu juara....

dari percobaan kecil saya tersebut, kahirnya saya bisa menarik beberapa kesimpulan....

Mungkin rekan rekan juga bisa memberikan kesimpulan dari ulasan diatas,....???? silahkan memberikan komentar

Sabtu, 01 Oktober 2011

Ah. Tidak Terasa SudahJjadi Induk

Beberapa foto Murai Batu padaadalah semua yang berasal dari hasil breeding saya sendiri,
erasal dari induk yang berbeda beda, saya sengaja simpan untuk regenerasi dikemudian hari. Ah... ta terasa sudah lebih dari 2 tahun sejak saya menyimpan anakan saya, awalnya saya tidak pernah berpikir untuk menyimpan sampai pada akhirnya induk saya ada yang mati tanpa ada regenerasi, dari situ saya berinisiatif untuk menyimpan.
Memang pada akhirnya tidak semua anakan dari induk saya simpan, hanya beberapa dan menurut saya memang bagus, terutama ekornya,karena saya dari daulu memang sangat menyukai Murai Batu ekor panjang. seiring berjalanya waktu, sudah da beberapa anakan saya yang menjadi induk, bahkan sudah menghasilkan anakan pula.
foto dibawah adala beberapa anakan saya yang saat ini sudah beranjak dewasa, beberapa masih single, namun ada juga yang sudah menjadi induk dan menghasilkan anakan.
berikut ini adalah contoh murai jantan dan betian yang sudah mejadi induk di farm saya

betina