Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.

Puncak Buring Indah Blok B4-33
CitraGarden City Malang
Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6285877999788
email: amiexs@gmail.com
ig: @amiexz

Facebook : Hilkast Bird Farm
Hilkast BirdFarm
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Rabu, 17 Januari 2018

TanpaNAMA Profil 2018


TanpaNAMA, merupakan satu-satunya induk dengan ring lama saya (AMIEXS MLG) saat itu belum kepirian untuk menggunakan dua ring, baru sekitar akhir 2011 saya menggunakan dua ring, jadi usia TanpaNAMA sendiri sekitar 6,5 tahun, usiaa yang sudah mapan untuk seekor murai batu, kaki masih basah dan juga tidak ada tanda-tanda bersisik. TanpaNAMA merupakan indukan yang juga sangat produktif, dengan anakan-anakan yang sudah banyak berprestasi.
TanpaNAMA memiliki panjang ekor sekitar 25cm, namun saat ngurak terakhir ternyata susust sehingag menjadi sekitar 24cm saja, foto diatas adalah kondisi setelah ngurak terakhir sekitar dua bulan lalu, saya juga heran mengapa semua indukan di Farm saya setelah ngurak terakhir ini susut, dari Exoric XIX, Stardust, dan yang terakhir TanpaNAMA

Ada cerita tersendiri mengenai nama yang saya sematkan pada induk ini, awalnya saya tidak memiliki nama apapun untuk indukan ini, dan TANPANAMA adalah nama dari induk yang lain, seekor murai batu mapan dengan segudang prerstasi milik seorang sahabat asal Surabaya yang saya bantu untuk ternakkan. saat saya bertanya mengenai nama murai tersebut, karena saya sudah menggunakan dua ring saat itu, satu ring adalah penangkaran saya yaitu HilKast Bird Farm, dan satu lagi dalah ring induk, maka saya harus tahu nama indukannya, namun sahabat tidak bersedia memberikan nama burung yang sudah melanglang buana di tahun 1990an tersebut, karena khawatir banyak pemain lama yang kenal dengan belaiu menjadi penasaran kembali, dan sengaja saya juga tidak menyebutkan nama sahabat dari Surabaya tersebut sebagai salah satu privasi beliau.

Alhasil TANPANAma hanya bertelur sampai 4 saja dan hanya dua ekor yang survive, satu saya simpan dan satu saya serahkan kepada sahabat asal Surabaya tersebut, karean saat itu TANPANAMA sudah mati karena usia yang terlalu tua, bahkan sampai sudah tidak bisa lagi terbang tinggi.

Saat itu saya sudah terlanjur pesan ring TanpaNAMA dalam jumlah banyak, saya berpikir sayang jika harus dibuang, dan saya berpikir induk ini belum memiliki nama, maka saya bulatkan tekad untuk menggunakan ring TanpaNAMA untuk anakan indukan ini, sejak saat itulah nama induk ini menjadi TanpaNAMA
Pasangan betina dari TanpaNAMA ini adalah anakan Sihitam, lagi-lagi seekor burung legendaris dari Aceh dengan sedugang prestasi, sayang saya belum sempat mengabadikan anakan Si Hitam tersebut. dengan anakan betina Si HItam, besar harapan saya bisa mencetak seekor murai batu dengan ekor yang panjang, namun juga bisa digunakan untuk lomba. 

Selasa, 16 Januari 2018

Stardust Profil 2018


Awal Foto lebih bagus seperti ini, agar semua menerka-nerka seperti apakah bentuk sebenarnya dari Stardust. 
untuk ukuran body, Stardust tidak terlalu besar, juga tidak kecil, memiliki bentuk tubuh yang tanggung, namun atraktif, merupakan salah satu induk yang PALING FAMILIAR dengan manusia, namun dibilang jinak juga tidak, bentuk tubuh dan katuranggan yang bagus serta burung dengan bunyi paling rajin, siapapun yang lewat didepan kandangnya pasti akan disapa dengan ramah sambil manggut-manggut. untuk panjang ekor tidak perlu diragukan, meski saat ini ekor susut saat ngurak terakhir, namun masih memiliki panjang kurang lebih 24cm dari awalnya yang 25++


Stardust merupakan salah satu induk di HilKast Bird Farm yang paling mudah dipoligami, tipe indukan yang sabar dengan betina, setiap ada betina dalam sangkar yang lewat kandang, dengan merdu mendayu Stardust mengeluarkan rayuan mautnya dan bisa dibilang hampir semua betina langsung klepek-klepek dan ngeper untuk minta kawin.
tidak hanya itu, meski betina masih belum siap dan sangat muda, Stardust dengan sabar mendampingi betina dan mengajarkan betinanya, sehingga betina yang sebelumnya tidak siap, bisa segera siap didampingi Stardust ini, dan sudah puluhan betina tembean dari usia 6 bulan yang sukses dipasangkan dengan Stardust. gaya merayu dan memancing betina untuk segera birahi merupakan trik dari Stardust dan merupakan ciri spesial dari induk ini. 

Video diatas saya ambil saat aan memasukkan Stardust dalam kandang pasangannya yang baru
FYI seperti saya sampaiakn diatas, Stardust merupakan salah satu indukan yang paling mudah dipoligami dan karena kandang sejak awal tidak dipersiapkan untuk poligami, maka tidak ada pintu poligami sebagaimana kandang-kandang penangkar lain yang memang dibuat untuk poligami dan disematkan pintu poligami.
Namun, bukan Stardust jika susah untuk berpindah kandang dari pasangan satu ke pasangan yang lain, hanya bermodal sangkar, cukup bagi Stardust untuk berpindah tempat, saya biasa menggunakan sangkar untuk memindahkan stardust dari kandang satu kekandang yang lain. Tidak perlu waktu lama begitu sangkar dibuka, pintu kandang dibuka, tidak sampai satu menit Stardust sudah masuk sangkar. dan seperti paham dan tahu jika akan disatukan dengan pasangan baru, dengan riangnya Stardust bercekkoteh disangkar. 
Tidak meemrlukan waktu lama, begitu berpindah kandang jika betina telah saip, perkawinan langsung terjadi seketika itu juga, Video diatas menunjukkansaat Stardust berpindah kandang, agak ribet ambil videonya karena satu tangan memegang sangkar dan tangan yang lain memegang hape. 

Pernah sekali Stardust lepas dari kandang, namun begitu saya tidak merasa khawatir atau cemas apabila |Stardust akan pergi jaug, yang saya khawayirkan justru kucing yang mengintai, dan alhamdulillah hal itu tidak terjadi, dan saat lepas Stardust dengan asyiknay merayu betina-betina dikandang lain, mesi didalamnya ada pejantan, dan setelah bosan, saya buka pintu kandangnya, dan Stardust kembali masuk kekandangnya semula.

Kamis, 11 Januari 2018

Exotic XIX Profil 2018



Exotic XIX (Exotic sembilanbelas) itulah nama yang saya sematkan untuk Indukan saya yang satu ini, merupakan keturunan exotic dengan ring 19, oleh karena itu saya menamakan Exotic XIX.
Burung ini merupakan satu-satunya trah langsung dari Exotic yang saya simpan, selebihnya sudah menyebar di berbagai daerah, dan ada juga yang lepas. beberapa saya berusaha Take over kembali, namun karena belum rezaki saya, maka burung burung tsersebut masih setia di tuannya, he he he sementara yang berhasil saya buy back malah lepas, 

Exotic XIX saat ini sudah berusia sekitar 4,5 sd 5 tahunan. usia yang terbilang sudah sangat mapan untuk menjadi indukan. Namun sayang, anakannya tidak semapan usia induknya, karena saat ini masih segelintir saja anakan dari Exotic XIX, mungkin karena saya terlalu selektif untuk memilihkan pasangan, sehingga sangat jarang menemukan pasangan yang tepat. 

alhamdulillah dengan pasangan betina anakan Buldozer, Exotic XIX mulai kembali produksi dan semoga anakan dapat prospek kedepannya seperti halnya Exotic XIX
berikut dibawah ini adalah foto foto Exotic XIX mulai dari trotol sampai dengan dewasa saat ini.



Foto diatas saya ambil jika tidak salah pada usia 2 bulanan, sudah berani dengan murai dewasa, diletakkan didepan kandang penagkaran. dikelilingi oleh Murai Murai dewasa, mental trotol ini tidak ciut, usia masih muda, namun fighternya sudah nampak jelas, saat saya foto kondisi sedang ngeplay dan menantang jantan jantan dewasa yang berada dalam kandang penangkaran.


Foto diatas saya ambil usai 8 bulanan atau lepas trotol. dalam foto diatas sudah nampak Exotic XIX memiliki katuranggan yang bagus, bentuk tubuh yang ideal, sangat besar dan bongsor untuk ukurannya, dan memang Exotic XIX merupakan Muraidengan body terbesar di penangkaeran saya, didukung oleh dada yang lebar serta bidang, tal ayal, suara Exotic XIX juga menggelegar melebihi murai-murai yang lain, bagi teman-teman yang pernah mampir dan melihat penampakannya dipenangkaran saya pasti akan sependapat.
Dengan body yg besar, lepas trotol dengan panjang ekor 24cm nampak sangat pendek ekornya, karena tertutupi oleh body bongsornya.

usia 1 tahun seperti penampakan foto atas, Exotic XIX makin terlihat gagah, serta mental yang kuat tidak mundur sedikitpun dengan jantan-jantan dewasa, termasuk bapaknya yang berada dalam kandang penangkaran. 

Awal saya masukkan kandang,penangkaran, Exotic XIX nampak sedikit nerveous dengan lingkungan barunya, saya masukkan kandang usia sekitar 2,5 tahunan, dan saat ini belum da betina yang mendapmingi, karena saya belum menemukan betian yang benar benar cocok untuk doi. selang beberapa jam setelah dimasukkan, doi sudah mulai familliar dengan lingkungan barunya, artinya proses adaptasi berjalan dengan lancar



Foto diatas saya ambil sekiatr usia 3 atau 4 tahunan, saya juga lupa, persisi sebelum ngurak yang terakhir ini, saya ambil foto dela keadaan remang-remang minim pencahayaan, karena saat itu seingat saya memasuki waktu maghrib, dan Exotic XIX mulai mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat


penampakan diatas adalah foto terbaru yang saya ambil sekitar 2 atau 3 bulan yang lalu, saat saya angkat untuk saya poligami, maklumlandang saya tidak disiapkan untuk poligami yang dilengkapi dengan pintu poligami, *pintu poligami akan saya jelaskan pada artikel saya yang lain.

Dengan adanya pintu poligami, mau tidak mau saya harus akngat doi menggunakan sangkar, Alhamdulillah mungkin sudah insting dan karakter yang istimewa, tidak pelu waktu lama agar Exotic bisa masuk ke sangkar, begitu dibuka tidak lama langsung masuk, tabpa dipancing dengan serangga apapapun

Iseng saya pegang dan saya ukur, karena dalam pikiran saya, nanggung jika sudah di sangkar tidak dipegang dan ukur, maka nampaklah ekornya susut dari awal 28cm menjadi 25+
dari foto diatas mungkin jika tidak diukur banyak yang tidak percaya bahwa dengan ekor seperti itu masih mencapai 25+, hal tersebut sekali lagi karena body yang besar sehingga menutupi panjang ekornya, jika dihitung dengan tulang ekor yang masuk ke brutu, maka di peroleh panjang sekitar 26cm, 

Rabu, 10 Januari 2018

Exotic XIX Jr


Trotol anakan Exotic XIX yang saya simpan untuk regenerasi. saya foto trotol ini saat usia sekitar 17 hari, dari body nya sangat bagus dan proporsional, dengan tatapan mata jatam serta dada yang bidang, sampai saat ini menjadi satu satunya anakan Exotic XIX yang saya simpan, 

Kenapa saya namakan Exotic XIX, tidak lain adalah karena indukan dari trotol ini merupakan ring Exotic dengan nomor 19, oleh karena itu untuk mempermudah saya namakan saja Exotic XIX

secara tidak sengaja saya mengetahui bahwa satu ringnya lepas, mungkin masih terlalu besar, karena untuk ring penangkaran saya (HilKast BF) merupakan ring dengan ukuran 4,1 mm terlalu besar untuk mb usia dua minggu, selain itu sya memasangkan terlalu muda, saat usia masih 10 harian, tak pelak hal ini mneyebabkan ring menjadi terlepas saat burung sudah mulai banyak bergerak dan baru bisa nangkring, sementara ring induk (untuk trotol ini ring induk adalah Exotic XIX) saya pesan dengan ukuran 3,2 mm sehingga muat dan tidak terlepas. Fyi, saya menggunakan dua ring sejak 7 tahun yang lalu, sekitar pertengahan tahun 2010, dan ring saya sebelumnya hanya satu dengan nama AMIEXS MLG dan saat ini sudah tidak saya pergunakan.

Koleksi anakan dan cucu TanpaNAMA HilKast BF ...

Alhamdulillah  ternyata sampai saat ini sudah banyak anakan anakan produk HilKast Bird Farm yang berada di sahabat kicaumania. dan bersyukur pula ada banyak sahabat yang memberikan update terkini dari anakan anakan dari saya, kebetulan dibawah ini adalah beberapa anakan yang diupdate sama teman yang bisa saya tampilkan, mohon maaf bbagi teman teman fotonya saya pinjam dan untuk yang belum bisa saya tampilkan juga saya mohon maaf.



Foto diasat adalah betina anakan TanpaNAMA yang kebetulan dibeli orang sahabat dari Kudus, namun saatn ini saya dengar Mb ditake over oleh atasannya, semoga dimanapun berada bisa beranak pinak serta memberikan keturunan yang berkualitas, foto diambil saat masih lepas trotol dan kebetulan pula tidak diukur, jadi silahkan dikira-kira sendiri sebarap panjang ekornya, 



Foto diatas bukan langsung anakan TanpaNAMA, namun ini adaah cucunya, foto diberikan oleh seorang teman, dan menurut kabar posisi burung ada di Kediri, dan saya lihat burung ini bahkan lebih bagus daripada kakeknya (TanpaNAMA), dan menurut kabar pula sudah berprestasi.



Sebenarnya untuk anakan TanpaNAMA diatas cacat, matanya sakit akhirnya buta, saat ini dipelihara oleh seorangs ahabat di Kab.  Malang. cacat matanya tertutupi oleh ekornya yang termasuk panjang untuk ukuran lepas trotol, dan untuk informasi bahwa saat ini sudah produksi, dan menurut penuturan teman yang emmelihara, sudah mulai produksi sejak usia 6 atau 7 bulanan.



Foto diatas adalah anakan TanpaNAMA yang lain, dikirim oleh seorang sahabat, dan kebetuualn merupakan anakan anakan awal, sehingga saat ini sudah memiliki banyak keturunan. terakhir yang saya dengar bahwa burung ini juga rencanan dilepas oleh teman namun saya belum memperoleh info lanjutan apakah sudah terjual atau belum


Burung diatas adalah cucu TanpaNAMA yang lain, saya memperoleh foto dari seorang sahabat, foto diambil saat lepas trotol. 



Merupakan anakan TanpaNAMA termuda yang sudah lepas trotol, menurut seorang sahabat yang kebetulan juga berdomisili di Malang, burung kualitas bagus dan memiliki fighter yang kuat. 

anakan TanNAMA satu in juga dikoleksi oleh seorang sahabat saya di malang, kebetulan sekali burung ini pernah sekali lepas saat masih dorong ekor, dan jika masih rejeki memang tidak akan kemana, ternyata keesokan harinya burung ini kembali pulang ke majikannya.

Sicantik ini kebetulans aya koleksi sendiri sehingga bisa memantau perkembanganya lebih intens, saat ini sudah produk dan alhamdulillah sudah mulai produk sejak usai 6 bulan. merupakan salah satu pasangan poligami, karena di HilKast Bird Farm menerapkan sistem poligami.




Saya lupa betina anakan TanpaNAMA diatas diambil siapa, seekor betina bagus dan mumpuni menurut saya karena saya merawat sampai dengan lepas trotol, betina dengan tipikal gacor dengan pembawaab lagu yang variatif selayaknya jantan, 


Senin, 30 Januari 2017

Edisi Lupa.......

Saya sampai lupa ini anakan yang mana, yang jelas bahwa anakan ini sudah meluncur ke tuannya yang baru yang kebetulan saya juga lupa,... ha ha ha padahal masih dua bulan yang lalu kirimnya.......

Induk Proyek yang Tertunda

 Salah satu induk yang menjadi amunisi Hilkast Bird Farm dalam melaksanakan proyek barunya....... tidak salah saya memilih indukan ini... netinanya body besar, ekor 15+, foto memang menipu, dan body besarnyan menutupi ekornya yang panjang sehingga nampak pendek, Betina merupakan satu-satunya anakan BULDOZER...
Jantannya juga tidakmkalah, sudah ahli dalam hal poligami, antsi stress karena saya bangun dan renovasi rumah, ngecor, bongkar dan pasang bangunan tetap asik gacor dan betinanya asik mengeram, jadi tidak salah kalau saya pilih sebagai penghuni HILKAST BIRD FARM unruk mencetak murai ASLI INDONESIA ekor panjang..... sesuai dengan prinsip saya..... "BAGAIMANAPUN KEADAANNYA, JIKALAU DASARNYA SUDAH BAGUS, MAU DIAPAIN JUGA AKAN TETAP BAGUS"....

setidaknya konsep diatas tidak salah, karena indukan ini tahan banting bahkan saat ada molen ngecor juga tetap asik bunyi dan betina asik mengeram......

Mulai dari Awal Lagi...

 Setelah dua atau tiga tahun bergelut denganMurai medan, nampaknya saya merasa tidak merasakan sestau yang excited dalam breeding.... dan hal ini mengakibatkan banyak induk saya yang alih -alih produk, malah mati, lepas, bahkan terjual. namun saat ini saya menyadari, bahwa saya telah memulai breeding dengan cara yang luar biasa, dari Murai Lokal INDONESIA, saya dalam beberapa tahun terakhir telah mampu mencetak Murai Lokal Ekor Panjang. dan hal ini tidak boleh di sia-siakan.
 Saat ini saya mulai kembali menekuni Ternak Murai Batu  Lokal INDONESIA dan meneruskan ekperimen saya, namun dengan awal yang baru kembali, memulai dari mengumpulkan celon indukan dari Trotol (anakan) kembali memilah dan memilih calon indukan, yang menurut INSTING saya..... karean dari dahulu saya mempercayai insting saya dalam memilih indukan..... 
Mulai merelakan Trah Singapura yang terkenal dan membuat saya lebih jatuh cinta kepada Murai Batu... kembali menekuni "pekerjaan" saya yang tertunda...kembali kepada mimpi awal saya, ... obsesi saya untuk memperoleh Murai Asli Indonesia yang memiliki ekor panjang, unggul dari segi body, suara, dan bahkan, ekor yang aduhai....
Betina Trotol diatas adalah salah satu amunisi saya dimasa depan, simpanan saya untuk memulai program baru dengan visi lama.... mencetak Mencetak Murai Asli Indonesia yang memiliki Body Besar, Suara keras dan Ekor panjang.... dan amunisi-amunisi lain akan segera terkumpul.. Insya Allah
semua calon induk adalah anakan saya sendiri, dan kebetulan trotol betina diatas adalah Cucu dari exotic, anakan Exotic Jr... memiliki body besar dan proporsional, dan bagus untuk ukura trotol, didukung dengan ekor yang panjang untuk ukuran trotol juga. saya yakin merupakan trah yang bagus dalam ternak saya ini....

Saat ini, trotol ini sudah menjelma menjadi gadi yang aduhai, body besar, ekor panjang dan melengkung... saat saya ukur mencapai 18+ cm dan juga sudah mulai unjal, tinggal menunggu jantannya yang masih saya pasangkan dengan betina lain. 

Semoga saja sesuai dengan yang diharapkan.

Kamis, 31 Maret 2016

Easy Come ... Easy Go... Maverick

Judul diatas sepertinya tidak berlebihan dengan kondisi saya saat ini,... masih ingat dibenak kisaran tahun 2006 begitu banyak Murai Batu saya.. semua lokal dengan asal beragam mulai dari Sabang, Aceh Besar, sampai yang saya tidak mengetahui asal muasalnya...
Begitu banyak Murai Batu milik saya dengan ekor panjang yang fantastis untuk ukuran lokal, bahkan ada yang mendekati 30 cm, namun saat ini.. begitu sulitnya mencari Murai batu asal indonesai yang emmiliki ekor panjang, karena hal itu pulalah, saya akhirnya berpaling hunting murai batu asal negeri tetangga Singapura. Terakhir saya mendapatkan seekor Murai Batu dari seorang sahabat indonesia yang memiliki trah DDS (David De Souza) dan nama ini tidaklah asing bagi penggemar burung, khususnya Murai ekor panjang. 

Saya pribadi juga memperoleh Murai Batu yg saya beri nama Maverick, namun belum lama saya rawat, harus rela saya jual karena keperluanm mendesak..... yah... mudah datang mudah pergi.... begitu jika sesuatu belum menjadi rejeki kita...

ini adalah penampakan dari Maverick yang saya jual via FB... sengaja saya iklankan lewat facebook karena keperluan yang mendesak....


Alhamdulillah langsung terjual kepada seorang teman yang juga kebetulan berdomisili di Dampit Malang, sehingga saya tidak perlu terlalu jauh untuk memantaunya, bahkan kelak mungkin bisa diajak bekerja sama untuk mengembangkan.....

Minggu, 11 Oktober 2015

Maverick... New Comer...!!!

Meverick.. merupakan calon induk di penangkaran Hilkats Bird Farm... merupakan trah David De Sousa.. semoga kedepan Murai ini dapat menghasilkan anakan anakan yang sesuai dengan keinginan saya. 
Maverick saya angkat saat masih usia 7 bulan dan lepas trotol, saat ini usia sudah menginjak usia setahun dan sudah mulai ganti bulu untuk pertama kalinya. 
Spesifikasi dari Maverick, seperti juga trah dari Singapura, memiliki ekor panjang, body bagus namun tidak begitu besar, meski demikian suara juga terbilang bagus dan keras. sayang karena usia masih muda, Maverick masih takut dengan betina...

Berikut penampakan dari Maverick saat masih baru datang di penangkaran HilKast Bird Farm