Alamat HilKast Bird Farm

.
.
.
.
.
.

Perum Puncak Buring Indah (Buring Hill Side)
Blok B4-33 Kel Buring, Kec Kedungkandang
Kota Malang
Phone +6281335003344
+6283834115566
email: amiexs@gmail.com
YM: amieamiexs@yahoo.co.id
Pin BB . . . By Request
.

HilKast Bird Farm Property

HilKast Bird Farm Property

Pages

Senin, 30 Agustus 2010

Latest Up Date... Video Induk

Kemarin sempat mampir kepenangkaran untuk sekedar memantau indukan.

Lumayan juga, sudah mulai birai semua, semoga saja dalam waktu dekat bisa segera produksi. saat itu saya lihat ternyata ada 1 hal kenapa Murai Batu tidak segera unjal, ternyata memang bahan sarang dari daun pinus sangat kotor, lihat memang terkena kotoran Murai Batu sendiri, untuk itu perlu diganti dengan daun pinus yang baru, diletakkan pada posisi dimana tidak sampai terkena kotoran dan basah.

perlu diingat adalah bahwa beberapa burung burung, termasuk juga murai batu sangat menjaga kebersihan sarangnya, termasuk dari bahannya juga. maka tidak heran apabila saat akan membuat sarang, dipilih bahan bahan yang bersih, dan biasanya mencucinya di bak mandi atau keramba jika sedikit kotor. begitu juga saat anakan sudan menetas, apabila jenis burung finch, atau burung dara sarang sangat kotor oleh kotoran piyik, maka hal ini tidak akan ditemui pada sarang Murai Batu, karena induk dengan rutin membuang kotoran piyik dengan posisi terjauh dari sarangnya.

kebetulan saat ke kandang semua sudah selesai ngurak, namun karena bukan ngurak secara normal, maka secera tidak langsung mempengaruhi mental, termasuk proses metabolisme tubuh, termasuk pertumbuhan bulu termasuk ekor.

sekali lagi sebagaima beberapa kali saya ulas bahwa ekor murai batu merupakan salah satu kelebihannya, namun juga sekaligus menjadi kelemahannya.

Ekor Mura Batu yang tercabut secara tidak normal, bahwa yang disebut sebagai tercabut secara normal adalah karena proses ngurak yang sesuai dengan waktunya secara periodik setiap tahunnya.
namun apabila ekor tercabut dengan sengaja, dicabut, ngurak karena stress, atau kadang terjepit pintu sangkar, maka otomatis tumbuh kembali menjadi lebih pendek dari sebelumnya, proses ngurak yang kekurangan nutrisi juga bisa menyebabkan ekor tumbuh penjadi lebih pendek.

Sama halnya seperti beberapa indukan saya, karena stress saat ngurak, maka ekor tumbuh lebih pendek dari sebelumnya.

ini ada beberapa video dari induk saya
Video ini saya ambil sabtu yang lalu, tepatnya tanggal 28 Agustus 2010



ini adalah salah satu induk ekor panjang saya, namun sayang saat ini ekor tidak sepanjang sebelumnya, kira kira lebih pendenk 1/3 dari ekor yg lalu
penyebanya adalah ngurak karena stres. dan saat baru tumbuh sekitar 18 atau 19 cm, saking aktifnya dan ekor masih muda,akhirnya lepas lagi, dan ini menyebabkan tumbuh lebih pendek lagi

ini adalah video yang lain










nah, kalau ini adalah Murau Batu Pasaman saya, memang burung ini meski sudah tua namun tetap saja aktif dan enerjik, jika kita liat, bisa bisa sampai sore kerja seperti ini.

betina sudah mulai angkat sarang kelihatannya,

masih Tembean dalam arti saya jodohkan sendiri, belum perah produksi karena ini merupakan anakan saya sendiri, kayanya ekor juga ga beraturan. panjang sebelah, dan saat ini proses ngurak lebih lama dari yang lain, nampak ekor masi dalam keadaan dorong. kelebihan dari burung ini adalah isiannya tajam tajam dan dibawakan panjang panjang, sangat lihai meniru suara suara kecil. jadi saat nembak dan ngerol sangat enak di dengar meski kadang sedikit menyakitkan ditelinga.




berikutnya adalah Bordan saya, kalau burung ini kayanya anti stress, sangat galak, sudah membunuh setidaknya 4 Murai batu jantan. jika tangan kita masukkan ke kandang, langsung sama dia di hajar tanpa ampun



ini sedikit video yg bisa saya abadikan, maklum saya hanya memakai HP lama, jadi kualitas juga kacau, Insya Allah di lain kesempatan akan diambil dengan Camera yang lebih bagus, teman juga sudah menyanggupi untuk mem Foto dan sekaligus mem videokan.

2 komentar:

Murai Baru Malaysia mengatakan...

bagus burungnya, sudah brp lama bela video yang terakhir?

Amiexs mengatakan...

Terimakasih Om, ini untuk video yang terakhir saya ambil bertepatan dengan bulan Ramadhan, jadi kurang lebih 1 bulan yang lalu, kondisi suda mulai pulih dari stress. namun akibatnya karena saat itu stres dan ngurak, dan jujur saya juga tidak berhapa banyak ke 5 induk bisa bertahan, jadi setelah bisa sampai seperti ini setelah lebi dari 7 bulan ngurak (sangat lama ngutaknya, mungkin karena stress juga) saya jadi sangat senang, meski akhirnya ekor jadi 2 kali lebih pendek dari sebelumnya.

bisa dibandingkan dengan Video yang ada di breeding season, di mana ekor masih sangat panjang.

Poskan Komentar